Guru Besar UIN Alauddin Puji Wali Kota Munafri Bawa Makassar Masuk 10 Besar Kota Toleran

- Pewarta

Senin, 4 Mei 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM– Capaian Kota Makassar yang masuk 10 besar kota berpenduduk di atas satu juta jiwa dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia berdasarkan Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang dirilis setara institut baru-baru ini mendapat beragam apresiasi dari tokoh akademisi dan keagamaan.

Guru Besar UIN Alauddin Makassar yang juga pengurus MUI Sulawesi Selatan sekaligus Sekretaris Jenderal DPP IMMIM, Prof. Suhufi Abdullah, menilai capaian tersebut sebagai bukti nyata bahwa nilai toleransi di Makassar tidak hanya menjadi slogan, tetapi telah menjadi praktik sosial yang tumbuh.

Ia menyebut peningkatan peringkat Makassar yang signifikan dari tahun sebelumnya menunjukkan adanya konsistensi kebijakan dan kesadaran kolektif masyarakat.

Dalam salah satu pernyataannya, Prof. Suhufi juga menegaskan apresiasinya kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terkait sikap toleran masyarakat Kota Makassar:

“Saya sangat mengapresiasi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, atas komitmen dan Kosistensinya dalam menjaga dan memperkuat sikap toleransi antar warga Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa kota ini telah berada pada tataran kota besar dan kota modern yang matang dalam kehidupan sosial kemasyarakatan,” Senin (4/5/2026).

Menurut Prof. Suhufi, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pemerintah kota dalam hal ini Walikota Munafri Konsisten dalam menjaga keberagaman. Selain itu Pemerintah Kota Makassar Pro Aktif membangun ekosistem kebijakan yang inklusif serta dukungan dari lembaga keagamaan dan forum kerukunan umat beragama.

“Ketika kebijakan publik berpihak pada penguatan ruang dialog dan penghormatan terhadap keberagaman, maka masyarakat akan ikut menginternalisasi nilai toleransi itu dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga capaian ini agar tidak berhenti pada pengakuan indeks semata, melainkan terus diperkuat melalui pendidikan nilai dan keteladanan sosial.

“Yang paling penting bukan hanya naik peringkat, tetapi bagaimana nilai toleransi itu benar-benar hidup dalam perilaku sosial masyarakat dari hari ke hari,” katanya.

Menutup pandangannya, Prof. Suhufi Abdullah menegaskan pesan reflektif terkait masa depan kerukunan di Kota Makassar.

“Makassar akan tetap menjadi kota toleran jika semua pihak menjaga niat baik, merawat dialog, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Makassar Borong Juara GSI Sulsel 2026, Beasiswa Disiapkan
Kurangi Mobilitas, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok
Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan
Pertamina Klaim Stok BBM Aman, Warga Makassar Masih Antre Berjam-jam
Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Appi Minta Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk di SPBU
Pemerataan Pendidikan Sampai Wilayah Kepulauan Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional
Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Distribusikan Air Bersih ke 161 Titik
Appi Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Makassar

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Makassar Borong Juara GSI Sulsel 2026, Beasiswa Disiapkan

Jumat, 11 September 2026 - 15:41 WIB

Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan

Jumat, 11 September 2026 - 14:33 WIB

Pertamina Klaim Stok BBM Aman, Warga Makassar Masih Antre Berjam-jam

Jumat, 11 September 2026 - 13:35 WIB

Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Appi Minta Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk di SPBU

Kamis, 10 September 2026 - 13:45 WIB

Pemerataan Pendidikan Sampai Wilayah Kepulauan Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional

Berita Terbaru

Info Makassar

Makassar Borong Juara GSI Sulsel 2026, Beasiswa Disiapkan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:16 WIB

Opini

Makassar dan Politik Sampah dari Hilir

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:22 WIB

Uncategorized

Kisruh BBM dan LPG di Sulsel, Warakaf Desak Presiden Copot Bahlil

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:48 WIB