Kebakaran Tallo Hanguskan 56 Rumah, Pemkot Makassar Percepat Penanganan

- Pewarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKSSARTIME.COM– Pemerintah Kota Makassar melakukan penanganan darurat terhadap korban kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Jumat (31/7) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 235 warga atau 105 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 01.47 WITA mengakibatkan 56 rumah semi permanen terdampak, terdiri atas 21 unit di RT 04/RW 04 dan 35 unit di RT 05. Sebanyak 17 rumah mengalami rusak berat, sedangkan sisanya mengalami kerusakan sedang hingga ringan. Satu warga dilaporkan mengalami luka ringan, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dengan dugaan awal akibat korsleting listrik.

Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar dengan mengerahkan sekitar 50 unit armada yang didukung personel BPBD, TNI, dan Polri.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan penanganan tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pemerintah, kata dia, kini memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus menyiapkan rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat dapat segera kembali menjalani aktivitas.

“Hal pertama yang menjadi perhatian dan keprihatinan kita adalah kondisi saudara-saudara kita yang terdampak. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan situasi dapat ditangani dengan baik. Sekarang yang kita pikirkan adalah bagaimana penanganan pascakebakaran ini, mulai dari anak-anak yang harus tetap bersekolah, warga yang sakit, ibu hamil, hingga para lansia. Mereka harus mendapatkan perhatian ekstra,” kata Munafri.

Ia mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah bergerak memberikan pelayanan bagi para korban, mulai dari penyediaan tenda pengungsian, makanan siap saji, hingga tempat penampungan sementara.

“Seluruh elemen pemerintah kota sudah turun aktif untuk memastikan kehidupan para korban tetap berjalan. Mulai dari penyediaan tenda, makanan, hingga penampungan yang kondisinya harus diatur sebaik mungkin dalam menghadapi situasi kedaruratan,” ujarnya.

Munafri menambahkan Dinas Sosial telah mengaktifkan layanan pemenuhan kebutuhan logistik, sedangkan BPBD menyalurkan perlengkapan darurat, pakaian, dan obat-obatan. Pemerintah juga akan mendistribusikan material bangunan sebagai bagian dari upaya pemulihan.

“Dinas Sosial telah mengaktivasi seluruh kebutuhan, mulai dari makanan hingga perlengkapan. BPBD juga sudah menyalurkan pakaian dan obat-obatan. Besok kemungkinan material bangunan seperti balok dan kebutuhan lainnya mulai masuk. Semua bantuan ini harus diawasi dengan baik agar benar-benar tepat sasaran dan diterima langsung oleh para korban kebakaran,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., M.M., mengatakan setelah proses pemadaman selesai, penanganan memasuki fase tanggap darurat yang menjadi tanggung jawab BPBD.

“Saat api berhasil dipadamkan, saat itulah BPBD mengambil alih penanganan. Fokus kami adalah melakukan asesmen menyeluruh, memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, serta menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi agar warga dapat segera kembali beraktivitas,” ujar Fadli.

Menurutnya, tim BPBD telah melakukan pendataan kerusakan bangunan, verifikasi jumlah korban, serta identifikasi kebutuhan mendesak di lokasi. Kebutuhan prioritas yang telah diinventarisasi meliputi terpal, tenda darurat, baby kit, family kit, perlengkapan pertolongan pertama, selimut, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya.

Selain penyaluran bantuan logistik, BPBD juga menyiapkan program rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga sesuai hasil asesmen lapangan. Layanan dukungan psikososial (trauma healing) juga akan diberikan apabila dibutuhkan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.

Di sisi lain, Munafri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Ia meminta warga memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak membebani stopkontak dengan banyak peralatan elektronik, memastikan kompor dimatikan setelah digunakan, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Ia juga mengajak masyarakat saling mengawasi lingkungan dan segera melaporkan kondisi darurat kepada ketua RT maupun RW agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Kalau rumah ditinggalkan kosong, sampaikan kepada tetangga agar bisa saling mengawasi. Segera laporkan kepada Pak RT atau Pak RW jika ada kondisi yang berpotensi membahayakan sehingga proses pertolongan dan penyaluran bantuan bisa dilakukan secepat mungkin,” tuturnya.

BPBD menyatakan pendataan masih terus berlangsung sehingga jumlah kerusakan maupun kebutuhan warga terdampak dapat berubah sesuai hasil verifikasi di lapangan.

Berita Terkait

Pemkot Makassar Tuntaskan Serah Terima Pengelolaan Gedung DPRD
Inovasi ‘PAMUNGKAS’ Bapenda Makassar: Cek Data, Cetak SPPT hingga Bayar Pajak Bisa dari Rumah
BPBD Makassar Usung SIGAP PESISIR dalam Ajang Inovasi Kemendagri
Dinas PU Makassar Normalisasi Drainase Jalan Pengayoman Usai Aduan Warga di Lontara Plus
H-3 Wajib Pilah Sampah, Appi Sebut Masih Ada RT/RW Belum Sosialisasi ke Warga
Appi Tegaskan Komitmen Perkuat Toleransi Saat Sambut Peserta Rakernas BAMAGNAS
Akademisi Unhas Nilai Kebijakan Sampah Residu di Makassar Jadi Awal Perbaikan Tata Kelola Persampahan
Literasi Digital Menjangkau Wilayah Kepulauan, Diskominfo Makassar Sambangi SMPN 42 Bonetambo

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kebakaran Tallo Hanguskan 56 Rumah, Pemkot Makassar Percepat Penanganan

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pemkot Makassar Tuntaskan Serah Terima Pengelolaan Gedung DPRD

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:46 WIB

Inovasi ‘PAMUNGKAS’ Bapenda Makassar: Cek Data, Cetak SPPT hingga Bayar Pajak Bisa dari Rumah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:07 WIB

Dinas PU Makassar Normalisasi Drainase Jalan Pengayoman Usai Aduan Warga di Lontara Plus

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:52 WIB

H-3 Wajib Pilah Sampah, Appi Sebut Masih Ada RT/RW Belum Sosialisasi ke Warga

Berita Terbaru

Screenshot

Info Makassar

Pemkot Makassar Tuntaskan Serah Terima Pengelolaan Gedung DPRD

Jumat, 31 Jul 2026 - 14:10 WIB