Dinas PU Makassar Normalisasi Drainase Jalan Pengayoman Usai Aduan Warga di Lontara Plus

- Pewarta

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM— Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menindaklanjuti aduan masyarakat terkait genangan air di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, dengan melakukan normalisasi saluran sekunder melalui Satgas Drainase dan Sumber Daya Air (SDA). Penanganan dilakukan sebagai upaya memulihkan fungsi drainase agar aliran air kembali lancar dan potensi genangan dapat diminimalkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan normalisasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat melalui aplikasi Lontara Plus yang juga diteruskan oleh Lurah Paropo.

“Menindaklanjuti laporan warga dan Pak Lurah Paropo, Satgas Drainase Dinas PU Kota Makassar melakukan pembersihan sampah dan normalisasi dengan pengerukan sedimen selama dua hari di saluran sekunder Jalan Pengayoman, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang,” ujar Zuhaelsi, Kamis (30/7/2026).

Pekerjaan normalisasi dilaksanakan pada Selasa-Rabu (28-29/7/2026) di saluran yang berada di wilayah Kelurahan Paropo dan Kelurahan Pandang. Petugas membersihkan sampah, rumput liar, serta mengeruk sedimen yang mengendap di dasar saluran.

Menurut Zuhaelsi, tumpukan sedimen dan sampah menjadi penyebab berkurangnya kapasitas saluran sehingga menghambat aliran air, terutama saat curah hujan tinggi.

“Pengerukan sedimen menjadi bagian penting untuk mengembalikan kapasitas saluran. Normalisasi ini bertujuan agar aliran air kembali lancar,” katanya.

Setelah proses normalisasi selesai, kondisi saluran dinilai lebih bersih dan kapasitas aliran air kembali optimal. Dinas PU berharap langkah tersebut dapat mengurangi potensi genangan di kawasan Jalan Pengayoman dan sekitarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga fungsi jaringan drainase, khususnya di kawasan perkotaan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

Zuhaelsi menambahkan, aplikasi Lontara Plus memudahkan pemerintah memperoleh informasi mengenai kondisi infrastruktur yang membutuhkan penanganan. Setiap laporan masyarakat menjadi dasar bagi perangkat daerah untuk menentukan prioritas pekerjaan di lapangan.

“Selama ini kami di Dinas PU selalu merespons setiap aduan masyarakat yang masuk melalui aplikasi Lontara untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia mengatakan, laporan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan drainase, tetapi juga mencakup berbagai infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah kota, seperti perbaikan jalan lorong, pengaspalan, pemasangan paving block, pengerukan kanal, hingga pekerjaan fisik gedung.

“Mulai dari pengerjaan jalan di lorong, pengaspalan, pemasangan paving block, pengerukan kanal hingga pekerjaan fisik gedung,” katanya.

Menurut Zuhaelsi, setiap penanganan dilakukan berdasarkan identifikasi kondisi di lapangan agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan dan aspek teknis.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Menurutnya, selain sedimentasi, sampah menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya saluran yang berpotensi menimbulkan genangan saat hujan deras.

“Penanganan saluran sekunder ini menjadi salah satu bentuk respons Pemerintah Kota Makassar terhadap aduan masyarakat yang disampaikan melalui kanal pengaduan digital,” tutup Zuhaelsi.

Berita Terkait

Iqbal Sultan Nilai Respons Cepat Appi Cegah Eskalasi Krisis BBM
Wali Kota Munafri Buka Opsi Ojol Bebas Aturan Ganjil Genap
Makassar Borong Juara GSI Sulsel 2026, Beasiswa Disiapkan
Kurangi Mobilitas, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok
Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan
Pertamina Klaim Stok BBM Aman, Warga Makassar Masih Antre Berjam-jam
Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Appi Minta Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk di SPBU
Pemerataan Pendidikan Sampai Wilayah Kepulauan Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:41 WIB

Iqbal Sultan Nilai Respons Cepat Appi Cegah Eskalasi Krisis BBM

Senin, 14 September 2026 - 13:56 WIB

Wali Kota Munafri Buka Opsi Ojol Bebas Aturan Ganjil Genap

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Makassar Borong Juara GSI Sulsel 2026, Beasiswa Disiapkan

Jumat, 11 September 2026 - 20:34 WIB

Kurangi Mobilitas, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok

Jumat, 11 September 2026 - 15:41 WIB

Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan

Berita Terbaru

Opini

Gemar Menjatuhkan Orang Lain Bukan Tanda Pribadi Kritis

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:50 WIB

Pengamat komunikasi politik dan pemerintahan sekaligus Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Praktisi dan akademisi Public Reations. Dr. Iqbal Sultan

Info Makassar

Iqbal Sultan Nilai Respons Cepat Appi Cegah Eskalasi Krisis BBM

Senin, 14 Sep 2026 - 16:41 WIB

Info Makassar

Wali Kota Munafri Buka Opsi Ojol Bebas Aturan Ganjil Genap

Senin, 14 Sep 2026 - 13:56 WIB

Info Makassar

Makassar Borong Juara GSI Sulsel 2026, Beasiswa Disiapkan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:16 WIB