Appi Bersama Komisi VIII DPR RI Tinjau Gudang Buffer Stock Logistik Bencana di Untia

- Pewarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Gudang Regional Indonesia Timur sebagai gudang penyimpanan buffer stock logistik bencana di Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Rabu (24/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan bidang perlindungan dan jaminan sosial Kementerian Sosial RI di Provinsi Sulawesi Selatan.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, serta dihadiri anggota Komisi VIII DPR RI , jajaran Kementerian Sosial RI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kota Makassar.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan gudang dan logistik kebencanaan. Sekaligus mendengarkan berbagai masukan dari jajaran Kementerian Sosial terkait kondisi buffer stock logistik bencana.

Ia menyampaikan, hasil peninjauan lapangan akan menjadi bahan evaluasi Komisi VIII DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan, terutama terkait dukungan anggaran dan kesiapan logistik kebencanaan nasional.

“Terima kasih sambutannya semua sehingga kita bisa melaksanakan kunjungan spesifik ini dengan lancar,” pungkasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi VIII DPR RI terhadap isu kebencanaan dan perlindungan sosial yang menjadi tantangan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar kami mengucapkan selamat datang kepada pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI di Kota Makassar. Kehadiran ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam upaya penanggulangan bencana dan perlindungan sosial bagi masyarakat,”katanya.

Munafri memaparkan bahwa Kota Makassar saat ini menghadapi sejumlah tantangan kebencanaan. Terutama meningkatnya risiko kebakaran saat musim kemarau dan persoalan ketersediaan air bersih akibat tingginya tingkat kehilangan air pada jaringan distribusi.

Selain itu, sebagai kota metropolitan dengan mobilitas penduduk yang tinggi, Makassar juga menghadapi berbagai persoalan sosial yang membutuhkan dukungan lintas sektor. Termasuk penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), warga terlantar, serta penguatan basis data kesejahteraan sosial.

Menurut wali kota yang akrab disapa Appi ini, keberadaan data yang akurat menjadi kunci agar bantuan sosial dapat tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Di hadapan Komisi VIII DPR RI, Appi juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang selama ini aktif mendukung penanganan kebencanaan di Kota Makassar.

Ia menilai berbagai program mitigasi yang telah berjalan, seperti Kampung Siaga Bencana, menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.

Lebih jauh, Appi menguraikan bahwa kawasan Untia merupakan salah satu wilayah strategis yang tengah dipersiapkan sebagai pusat pengembangan baru Kota Makassar.

Kawasan tersebut akan menjadi lokasi berbagai proyek pembangunan berskala besar yang mendukung pertumbuhan ekonomi, pendidikan, hingga sektor kemaritiman.

“Kawasan ini merupakan daerah pengembangan baru Kota Makassar. Ke depan akan dibangun stadion sepak bola bertaraf internasional, kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla), sekolah pelayaran terbesar di Indonesia Timur, sekolah rakyat, hingga Kampung Nelayan Merah Putih,” jelasnya.

Sehingga, lanjutnya, keberadaan Gudang Regional Indonesia Timur di kawasan tersebut menjadi sangat strategis karena berada di tengah kawasan yang terus berkembang dan akan menjadi salah satu pusat aktivitas baru di Kota Makassar.

Dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur yang direncanakan hadir, Munafri berharap kawasan Untia tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan persoalan sosial di masa mendatang.(*)

Berita Terkait

Kurangi Mobilitas, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok
Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan
Pertamina Klaim Stok BBM Aman, Warga Makassar Masih Antre Berjam-jam
Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Appi Minta Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk di SPBU
Pemerataan Pendidikan Sampai Wilayah Kepulauan Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional
Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Distribusikan Air Bersih ke 161 Titik
Appi Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Makassar
Pemkot Makassar Perluas Distribusi Air Bersih hingga 157 Titik

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:34 WIB

Kurangi Mobilitas, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok

Jumat, 11 September 2026 - 15:41 WIB

Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan

Jumat, 11 September 2026 - 13:35 WIB

Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Appi Minta Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk di SPBU

Kamis, 10 September 2026 - 13:45 WIB

Pemerataan Pendidikan Sampai Wilayah Kepulauan Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional

Kamis, 10 September 2026 - 11:39 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Distribusikan Air Bersih ke 161 Titik

Berita Terbaru

Uncategorized

Kisruh BBM dan LPG di Sulsel, Warakaf Desak Presiden Copot Bahlil

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:48 WIB

Info Makassar

Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:41 WIB