Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Tentang  Sampah Jadi Energi Terbarukan

- Pewarta

Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

makassartime.com/ Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peraturan tentang pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan. Aturan itu dibuat karena Prabowo menilai sampah belum dikelola secara masif.

Aturan pengelolaan sampah itu berupa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Perpres itu diteken Prabowo pada 10 Oktober 2025.

Dalam Perpres, tertulis timbunan sampah per 2023 mencapai 56,63 juta ton per tahun. Sementara itu, capaian pengelolaan sampah baru 39,01 persen sehingga masih ada 60,99 persen yang belum dikelola dengan sistem pembuangan terbuka.

“Bahwa kondisi timbulan sampah di Indonesia tahun 2023 mencapai 56,63 juta ton per tahun dengan capaian pengelolaan sampah nasional tahun 2023 sebesar 39,01 persen dan sampah belum terkelola sebesar 60,99 persen yang dikelola dengan sistem pembuangan terbuka (open dumping),” demikian isi pertimbangan Perpres tersebut dikutip, Rabu (15/10/2025).

Sampah yang belum dikelola itu dinilai menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Prabowo menilai perlu penanganan secara cepat dalam pengolahan sampah dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan.

“Pengolahan sampah dapat menjadi sumber energi terbarukan berupa listrik, bioenergi, bahan bakar minyak terbarukan, dan produk ikutan lainnya dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan untuk mendukung ketahanan energi,” demikian isi Perpres.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan perpres itu menunjukkan keinginan Prabowo untuk menyelesaikan permasalahan sampah nasional. Dia menyebut Prabowo ingin masalah sampah diatasi melalui solusi inovatif seperti mengubah sampah menjadi energi terbarukan. (*)

Berita Terkait

Breaking News: Usai Diperiksa, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung
Usai Dicopot Presiden, Eks Kepala BGN Dikabarkan Diamankan Saat Penggeledahan Kantor
PSMTI Serukan Seleksi Paskibraka Nasional yang Adil, Transparan, dan Berintegritas
Kloter Terakhir Mendarat di Jeddah, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci
FAO Soroti Risiko Gangguan Pangan Dunia, Indonesia Klaim Siap Hadapi Gejolak
Jemaah Haji Indonesia yang Hilang Sepekan di Makkah Ditemukan Meninggal 2 Km dari Hotel
Usai ‘Lapor Pak Purbaya’, Kini Muncul ‘Lapor Pak Amran’
Masa Tunggu Haji di Masing – Masing Provinsi Disamakan, 26 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:47 WIB

Breaking News: Usai Diperiksa, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:24 WIB

Usai Dicopot Presiden, Eks Kepala BGN Dikabarkan Diamankan Saat Penggeledahan Kantor

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:15 WIB

PSMTI Serukan Seleksi Paskibraka Nasional yang Adil, Transparan, dan Berintegritas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:56 WIB

Kloter Terakhir Mendarat di Jeddah, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:45 WIB

FAO Soroti Risiko Gangguan Pangan Dunia, Indonesia Klaim Siap Hadapi Gejolak

Berita Terbaru

Opini

Politik, Ibadah, dan Jalan Sunyi Seorang Pemimpin

Sabtu, 18 Jul 2026 - 18:51 WIB

Info Makassar

Sistem TPA Residu Segera Diterapkan DLH Makassar Genjot Edukasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 16:48 WIB