PRESIDEN Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan tegas kepada mafia beras yang merugikan rakyat.
Saat meresmikan 80.000 Koperasi Merah Putih di Klaten, ia menyebut mereka vampir ekonomi.
Menurutnya, praktik curang di sektor beras adalah pengkhianatan terhadap bangsa dan rakyat Indonesia.
Prabowo menyebut para pelaku telah meraup keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan secara ilegal.
Presiden menegaskan negara tidak segan menyita aset pengusaha beras nakal yang tidak taat aturan.
“Saya akan sita dan serahkan kepada koperasi demi kesejahteraan petani,” tegasnya di Klaten, Senin.
Ia juga menyebut praktik ini telah menekan harga gabah petani meski sudah capai HPP Rp6.500/kg.
Prabowo menyatakan pengusaha nakal telah merugikan rakyat hingga Rp100 triliun setiap tahun.
Baca Juga:
Kisruh BBM dan LPG di Sulsel, Warakaf Desak Presiden Copot Bahlil
Lisa Melinda, Lady Biker Rasakan Manfaat GTA Aerox: Jangan Ragu Ikutan
Kurangi Mobilitas, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok
Presiden Perintahkan Jaksa Agung dan Kapolri Usut Mafia Beras Sampai Tuntas
Presiden langsung memerintahkan Jaksa Agung dan Kapolri untuk mengusut para pelaku kecurangan beras.
“Saya yakin kalian setia pada rakyat dan kedaulatan Indonesia, segera tindak,” ujarnya tegas di podium.
Menurutnya, manipulasi pasar beras bukan sekadar pelanggaran tetapi sabotase ekonomi nasional.
“Kita punya Rp100 triliun per tahun jika ditertibkan, itu bisa untuk perbaikan sekolah,” tambahnya.
Baca Juga:
Dugaan Kelalaian RS Paramount dalam Kematian Cucu Taufan Pawe, Keluarga Siapkan Langkah Hukum
Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan
Pertamina Klaim Stok BBM Aman, Warga Makassar Masih Antre Berjam-jam
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menyatakan pemerintah tidak akan tinggal diam melihat ini.
“Seluruh pengusaha beras yang tidak taat aturan harus ditindak, ini perintah Presiden,” katanya.
Ia memastikan dugaan 212 merek beras curang sudah terdeteksi karena tak sesuai HET dan mutu.
Pemerintah juga memastikan stok nasional 4,2 juta ton cukup untuk stabilkan harga hingga akhir 2025.
Kedaulatan Ekonomi Harus Dimulai Dari Pembenahan Distribusi dan Harga Pangan Nasional
Presiden menegaskan masalah pangan bukan hanya teknis tetapi juga menyangkut keadilan ekonomi rakyat.
“Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi, bukan hanya lagu,” katanya penuh keyakinan.
Baca Juga:
Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Appi Minta Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk di SPBU
GTA Vol.3 Yamaha Aerox Kembali Digelar di Makassar, All Riders Aerox Dipanggil
Pemerataan Pendidikan Sampai Wilayah Kepulauan Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional
Ia mengatakan pengusaha nakal membuat rakyat sengaja dipelihara miskin meski instrumen negara lengkap.
Prabowo menyebut pemerintah siap melindungi petani dan konsumen dari permainan harga beras nakal.
Mentan Amran menyebut program bantuan pangan Juli 2025 salurkan 360 ribu ton beras untuk sosial.
Selain itu, 1,3 juta ton beras disalurkan lewat program SPHP demi stabilisasi harga sepanjang 2025.
“Pasokan aman, tidak ada alasan mainkan harga saat stok melimpah,” pungkas Mentan Amran.
Pemerintah juga akan terus mengawal distribusi beras hingga ke tangan konsumen dengan harga wajar.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Panganpost.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center








