Cuaca Panas 36 Derajat, Begini Penjelasan BMKG

- Pewarta

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

makassartime.com/ Cuaca panas dengan suhu berkisar 35 hingga 36,6 derajat Celsius akan melanda sejumlah wilayah Indonesia beberapa hari ke depan.

Menurut pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penyebab cuaca terasa panas di beberapa wilayah Indonesia, akibat pergeseran Matahari ke sisi selatan Tanah Air.

“Saat ini kenapa terlihat sangat panas? Karena di sisi selatan, Matahari sekarang itu udah bergeser, di posisi di selatan wilayah Indonesia,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam keterangan persnya dikutip, Kamis, (16/10/2025).

Guswanto mengatakan pergeseran Matahari mengakibatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan mulai jarang. Menurutnya, hal tersebut menyebabkan cuaca belakangan terasa panas.

“Dan ini juga menyebabkan pertumbuhan awan hujan itu juga sudah jarang di wilayah selatan. Sehingga inilah yang terasa panas, tidak ada awan yang menutup sinar Matahari langsung,” tuturnya.

Meski demikian, ia menyebut suhu di Indonesia masih berada pada titik normal selama masih berada di 31 hingga 34 derajat Celsius.

“Jadi gini, temperatur kota itu idealnya kan rata-ratanya suhu maksimum ya kita di Indonesia itu, itu 31-34 masih normal,” terangnya.

Bukan gelombang panas
Meski panas menyengat sejumlah daerah, BMKG menegaskan bahwa saat ini Indonesia tidak mengalami gelombang panas atau heatwave seperti yang terjadi di negara-negara subtropis.

“Suhu di Indonesia masih dalam batas wajar, walaupun terasa tidak nyaman,” kata BMKG dalam unggahannya di Instagram.

Lebih lanjut, BMKG memprediksi kondisi cuaca panas ini masih akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025, tergantung pada waktu mulai masuknya musim hujan di masing-masing daerah.

BMKG menyebut ada tiga penyebab utama cuaca Indonesia terasa sangat panas dalam beberapa hari terakhir.

Pertama, posisi semu Matahari. Menurut BMKG saat ini gerak semu Matahari sudah berada sedikit di sekitar ekuator, yang mengakibatkan wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan, menerima penyinaran Matahari yang sangat intens.

Kedua, angin timuran yang bertiup dari Australia membawa massa udara kering. Udara kering ini membuat awan sulit terbentuk, sehingga panas Matahari terasa lebih terik di permukaan.

Ketiga, minimnya tutupan awan. Meskiup sebagian wilayah sudah memasuki musim hujan, pembentukan awan hujan di beberapa wilayah masih minim, sehingga panas Matahari langsung memancar ke permukaan Bumi tanpa penghalang, membuat suhu terasa jauh lebih panas terutama pada siang hari. (*)

Berita Terkait

 GTA Vol.3 Yamaha Aerox Kembali Digelar di Makassar, All Riders Aerox Dipanggil
Pemkot Makassar Mampu Hemat Rp30 Miliar, Integrasikan Layanan Publik Lewat LONTARA+
Rincian Gaji Pensiunan ASN, Apakah Terjadi Kenaikan? Cek Faktanya
UNHAS Terapkan Teknologi Drip-Fertigasi di Makassar, Dukung Urban Farming
Film Badik Kisahkan Kehormatan dan Cinta dalam Bingkai Budaya Bugis Makassar, Catat Tanggal Tayangnya
Deretan Bos Air Minum Kemasan, Aqua Sampai Equil
SJAM Lanjutkan Roadshow Fazzio Youth Festival di Gowa, Disambut Antusias Pelajar dan Guru
Begini Cara Cek Penerima Bansos 2025

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:12 WIB

 GTA Vol.3 Yamaha Aerox Kembali Digelar di Makassar, All Riders Aerox Dipanggil

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pemkot Makassar Mampu Hemat Rp30 Miliar, Integrasikan Layanan Publik Lewat LONTARA+

Kamis, 30 Oktober 2025 - 09:36 WIB

Rincian Gaji Pensiunan ASN, Apakah Terjadi Kenaikan? Cek Faktanya

Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:37 WIB

UNHAS Terapkan Teknologi Drip-Fertigasi di Makassar, Dukung Urban Farming

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:41 WIB

Film Badik Kisahkan Kehormatan dan Cinta dalam Bingkai Budaya Bugis Makassar, Catat Tanggal Tayangnya

Berita Terbaru

Info Makassar

Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:41 WIB

Info Makassar

Pertamina Klaim Stok BBM Aman, Warga Makassar Masih Antre Berjam-jam

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:33 WIB