MAKASSARTIME.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meraih penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 kategori Pemimpin Daerah Peduli Pembangunan dan Inovasi, Pelayanan Publik Berbasis Digital. Munafri menjadi satu-satunya kepala daerah dari Sulawesi Selatan yang menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan itu diterima Munafri dalam malam penganugerahan Pemimpin Daerah Award 2026 di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam. Penghargaan diserahkan langsung Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman.
Munafri mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap kinerja jajaran Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses masyarakat.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras jajaran SKPD untuk pelayanan publik yang memudahkan masyarakat,” kata Munafri seusai menerima penghargaan.
Menurut Munafri, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, tetapi menjadi motivasi bagi Pemkot Makassar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif dan responsif.
Ia menegaskan, pemerintah harus terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah tidak boleh menutup diri terhadap persoalan, harapan, kritik, masukan, maupun aduan yang disampaikan warga.
“Oleh karena itu, kita berusaha memberikan yang terbaik, tidak menutup diri, dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat,” tuturnya.
“Sehingga apa yang menjadi persoalan masyarakat, apa yang menjadi harapan masyarakat, apa yang menjadi kritik dan masukan masyarakat, serta aduan-aduan masyarakat bisa direspons dengan baik,” sambung Munafri.
Baca Juga:
Kurangi Mobilitas, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok
Dugaan Kelalaian RS Paramount dalam Kematian Cucu Taufan Pawe, Keluarga Siapkan Langkah Hukum
Cek Antrean BBM, Appi Minta Seluruh Fasilitas SPBU Difungsikan
Salah satu inovasi yang dikembangkan Pemkot Makassar ialah Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (Lontara Plus). Platform tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengintegrasikan berbagai layanan digital agar lebih efektif, cepat, dan mudah diakses masyarakat.
Munafri menjelaskan, sebelum dilakukan integrasi, terdapat sekitar 358 aplikasi yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan. Kondisi tersebut menjadi tantangan karena masyarakat harus berhadapan dengan berbagai platform yang terpisah.
Karena itu, Pemkot Makassar mendorong integrasi layanan digital untuk menyederhanakan akses masyarakat terhadap pelayanan pemerintah.
“Inilah yang kami maksud sebagai sebuah esensi yang insyaallah mewujudkan tujuan masyarakat, untuk memaksimalkan segala layanan publik karena ini menjadi sarana mendekatkan pemerintah, khususnya yang ada di Kota Makassar, kepada masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga:
Pertamina Klaim Stok BBM Aman, Warga Makassar Masih Antre Berjam-jam
Antrean BBM Tak Kunjung Terurai, Appi Minta Atur Jadwal Antrean Bus dan Truk di SPBU
GTA Vol.3 Yamaha Aerox Kembali Digelar di Makassar, All Riders Aerox Dipanggil
Menurut Munafri, digitalisasi tidak boleh berhenti pada pembangunan sistem atau aplikasi. Teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia juga menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan dan sosialisasi berbagai program pemerintah. Partisipasi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dinilai cukup tinggi dalam sejumlah kegiatan sosialisasi.
“Partisipasi masyarakat cukup tinggi. Banyak warga, khususnya pelaku UMKM, yang antusias dan hadir dalam kegiatan,” terangnya.
Munafri berharap masyarakat dapat memahami berbagai program pemerintah sekaligus ikut berpartisipasi dalam menyukseskannya.
“Kami juga mengajak warga untuk ikut serta menyukseskan program kerja ini agar dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Munafri hadir dalam malam penganugerahan tersebut bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem; Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Informasi Komunikasi Publik (IKP), Abdullah; Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kota Makassar, Andi Ardhy Rahadian Sulham; serta Kepala Subbagian Protokol, Ari Pahlawan Sofyan.
Baca Juga:
Pemerataan Pendidikan Sampai Wilayah Kepulauan Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional
Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Distribusikan Air Bersih ke 161 Titik
Appi Bekali Ribuan Maba Bosowa Jadi Bagian dari Pembangunan Makassar
Munafri mengatakan berbagai program dan kegiatan sosialisasi pemerintah dapat berjalan dengan baik berkat dukungan serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses berkat kerja sama yang baik dari masyarakat,” pungkasnya.
Sejumlah pejabat negara turut menerima penghargaan dalam ajang Pemimpin Daerah Award 2026. Di antaranya Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) RI Aris Marsudiyanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, serta Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Purwadi Arianto.








