Dinas PU Makassar Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan

- Pewarta

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

makassartime.com/— Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar mulai melakukan berbagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan.

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah kegiatan untuk mencegah terjadinya genangan dan banjir.

Upaya tersebut meliputi normalisasi saluran air, baik secara manual melalui Satgas Drainase, maupun dengan menggunakan alat berat untuk membersihkan kanal dan saluran sekunder.

Selain itu, Dinas PU juga telah membentuk Posko Anti Genangan yang siaga selama 24 jam guna menangani genangan air yang muncul di jalan-jalan utama.

“Salah satu penyebab utama genangan adalah sampah yang dibuang ke saluran air. Kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, dan rutin membersihkan lingkungan masing-masing,” kata Zuhaelsi dalam keterangan tertulisnya, Senin, (27/10/2025).

Terpisah, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Satgas Drainase DPU Makassar, Ronny Narra, mengungkapkan pihaknya telah mengidentifikasi enam titik rawan genangan dan banjir saat curah hujan tinggi. Titik-titik tersebut tersebar di beberapa kecamatan, seperti, Manggala, Panakkukang, Ujung Tanah, Tamalate, dan Biringkanaya.

“Wilayah yang perlu diwaspadai saat musim hujan antara lain Manggala, Panakkukang, Ujung Tanah, Tamalate, dan Biringkanaya,” ujarnya.

Ronny merinci, kawasan yang menjadi perhatian utama di Kecamatan Manggala yakni Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang. Di Kecamatan Panakkukang, antisipasi difokuskan Kelurahan Pandang dan Kelurahan Masale.

“Makanya kita lakukan normalisasi saluran sekunder di daerah Kelurahan Pandang,” tambahnya.

Untuk wilayah utara Kota Makassar, seperti Kecamatan Ujung Tanah, Wajo, serta kawasan Jalan Sulawesi dan Nusantara, juga termasuk daerah rawan genangan.

Sementara di wilayah selatan,
Kecamatan Tamalate yang berada di sepanjang bantaran Sungai Jeneberang, dan Kecamatan Biringkanaya di sekitar Kodam III, menjadi daerah yang perlu diwaspadai.

“Tamalate itu daerah pinggiran Sungai Jeneberang, sedangkan Biringkanaya sering menerima aliran air kiriman dari Maros,” jelas Ronny.

Ia menegaskan, penanganan masalah genangan tidak bisa hanya mengandalkan kerja Dinas PU. Masyarakat diminta turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami harap masyarakat ikut membantu dengan tidak membuang sampah di saluran atau kanal. Sampah yang menumpuk bisa menghambat aliran air dan menyebabkan banjir di lingkungan masing-masing,” tuturnya.(*)

Berita Terkait

Pemkot Siapkan Kandang Sapi di TPA Tamangapa, Sampah Organik Pasar Jadi Pakan
Benahi Pengelolaan Air Lindi TPA Tamangapa, Pemkot Bakal Tambah Kolam
Wajah TPA Tamangapa Mulai Berubah, Appi Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Appi Hadiri Rakor Persiapan Kunjungan Presiden Prabowo ke Sulsel
Iqbal Sultan Nilai Respons Cepat Appi Cegah Eskalasi Krisis BBM
Wali Kota Munafri Buka Opsi Ojol Bebas Aturan Ganjil Genap
Makassar Borong Juara GSI Sulsel 2026, Beasiswa Disiapkan
Kurangi Mobilitas, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring PAUD Hingga SMP Mulai Besok

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:25 WIB

Pemkot Siapkan Kandang Sapi di TPA Tamangapa, Sampah Organik Pasar Jadi Pakan

Rabu, 16 September 2026 - 14:38 WIB

Benahi Pengelolaan Air Lindi TPA Tamangapa, Pemkot Bakal Tambah Kolam

Rabu, 16 September 2026 - 14:24 WIB

Wajah TPA Tamangapa Mulai Berubah, Appi Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Rabu, 16 September 2026 - 12:40 WIB

Appi Hadiri Rakor Persiapan Kunjungan Presiden Prabowo ke Sulsel

Senin, 14 September 2026 - 16:41 WIB

Iqbal Sultan Nilai Respons Cepat Appi Cegah Eskalasi Krisis BBM

Berita Terbaru

Info Makassar

Appi Hadiri Rakor Persiapan Kunjungan Presiden Prabowo ke Sulsel

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:40 WIB