Lapak Berdiri di Atas Drainase, 14 PKL di Al Markaz Ditertibkan

- Pewarta

Senin, 7 September 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM — Sebanyak 14 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Jalan Al Markaz Al Islami, Kecamatan Tallo, Makassar, ditertibkan Pemerintah Kecamatan Tallo, Senin (7/9/2026). Penertiban dilakukan secara persuasif dengan memberikan kesempatan kepada pemilik lapak untuk membongkar bangunannya secara mandiri.

Camat Tallo Andi Husni mengatakan dari 14 lapak yang menjadi sasaran penertiban, 10 di antaranya telah dibongkar. Sementara empat lapak lainnya masih dalam proses pembongkaran.

“Totalnya ada 14 lapak. Yang sudah terbongkar sekitar 10, sisa empat sementara dibongkar,” kata Andi Husni seusai penertiban.

Lapak-lapak tersebut berdiri di atas drainase dan fasilitas umum di sisi kawasan Al Markaz Al Islami, tepatnya di wilayah perbatasan Kelurahan Lembo dan Kelurahan Bontoala.

Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum, memperlancar akses masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman.

Andi Husni mengatakan keberadaan sejumlah lapak di kawasan tersebut telah berlangsung cukup lama. Beberapa di antaranya bahkan telah digunakan untuk aktivitas perdagangan selama lebih dari 10 tahun.

Jenis lapak yang ditertibkan beragam, mulai dari kontainer, tempat usaha cukur rambut, hingga lapak yang digunakan untuk menjual berbagai kebutuhan.

“Memang sudah bertahun-tahun mereka berjualan di sini, tetapi alhamdulillah masyarakat bisa memahami dan melakukan pembongkaran sendiri,” ujarnya.

Sebelum penertiban, Pemerintah Kecamatan Tallo telah beberapa kali menyampaikan surat pemberitahuan kepada pemilik lapak. Pemerintah juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk membongkar bangunan secara mandiri.

Pendekatan tersebut dipilih untuk menghindari gesekan antara petugas dan masyarakat selama proses penertiban.

“Intinya mereka bongkar secara mandiri. Memang sudah bertahun-tahun mereka berjualan di sini, tetapi alhamdulillah masyarakat bisa memahami dan melakukan pembongkaran sendiri,” kata Andi Husni.

Ia mengapresiasi para pemilik lapak yang mengikuti arahan pemerintah dan bersedia membongkar tempat usahanya secara mandiri.

Dalam penertiban tersebut, Pemerintah Kecamatan Tallo mengerahkan 20 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Satpol PP. Mereka bertugas memantau dan memastikan proses pembongkaran berlangsung tertib.

Andi Husni mengatakan pengawasan terhadap keberadaan PKL juga akan diperluas ke sejumlah titik lain di Kecamatan Tallo. Langkah tersebut dilakukan karena pemerintah mulai menemukan kembali lapak-lapak pedagang di sejumlah lokasi yang sebelumnya telah ditata.

“Kalau titik-titik lain mungkin kita berikan edukasi lebih dulu. Karena kami melihat di lapangan akhir-akhir ini lapak PKL mulai bermunculan kembali,” tuturnya.

Ia menegaskan pemerintah kecamatan akan mengutamakan edukasi dan pendekatan persuasif sebelum melakukan penertiban di lokasi lain.

“Kita menerjunkan personel BKO dari tiap-tiap kecamatan, jumlahnya 20 personel. Kita dahulukan lebih ke persuasif,” katanya.

Andi Husni bersama Plt. Kasi Trantibum Kecamatan Tallo Nurtjintjin dan Lurah Lembo Sattu Ali turut memantau langsung proses penertiban tersebut.

Pemerintah Kecamatan Tallo memastikan penertiban dilakukan dengan tetap memperhatikan ketertiban aktivitas masyarakat dan pengguna jalan di sekitar kawasan Al Markaz Al Islami. (*)

Berita Terkait

Munafri Buka Ruang Aspirasi Pemuda untuk Pembangunan Makassar
Pemkot Makassar Rayakan HUT ke-419 Lewat Aksi Sosial: Bedah Rumah hingga Donor Darah
Hingga Akhir Oktober, Kebakaran di Makassar Capai 402 Kasus
Wali Kota Munafri Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola
Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi
Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Munafri Buka Ruang Aspirasi Pemuda untuk Pembangunan Makassar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Pemkot Makassar Rayakan HUT ke-419 Lewat Aksi Sosial: Bedah Rumah hingga Donor Darah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Hingga Akhir Oktober, Kebakaran di Makassar Capai 402 Kasus

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Munafri Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Berita Terbaru

Info Makassar

Munafri Buka Ruang Aspirasi Pemuda untuk Pembangunan Makassar

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:15 WIB

Info Makassar

Hingga Akhir Oktober, Kebakaran di Makassar Capai 402 Kasus

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:11 WIB

Info Makassar

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:00 WIB