Hingga Akhir Oktober, Kebakaran di Makassar Capai 402 Kasus

- Pewarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM — Angka kejadian kebakaran di Kota Makassar terus meningkat. Hingga akhir Oktober 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mencatat sebanyak 402 kasus kebakaran.

Jumlah tersebut melampaui rekor tahunan sebelumnya, bahkan ketika tahun 2026 masih menyisakan dua bulan.

Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat, terutama di tengah cuaca panas dan musim kemarau panjang yang memicu kebakaran lahan kosong, tumpukan sampah, hingga kawasan permukiman padat penduduk.

Kepala Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan jumlah kejadian kebakaran sepanjang 2026 telah melampaui angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.

“Sekarang sudah 402 kasus. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama, apalagi kita masih berada di akhir Oktober dan belum memasuki Desember,” ujarnya, di kantor Balai Kota Makassar, usai upacara hari sumpah pemuda, Rabu (28/10/2026).

Di tengah meningkatnya angka kebakaran di Kota Makassar yang menembus 402 kasus hingga akhir Oktober 2026, dedikasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) terus menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat.

Dengan kesiapsiagaan dan kerja tim yang solid, para petugas berjibaku menjalankan tugas tanpa mengenal waktu, mulai dari siang hari, malam, hingga dini hari, demi merespons setiap laporan kebakaran dan meminimalkan risiko kerugian maupun korban jiwa.

Lebih lanjut, Fadli menjelaksan bahwa berdasarkan catatan Damkarmat, jumlah kejadian kebakaran di Makassar pada 2021 sebanyak 138 kasus, kemudian meningkat menjadi 151 kasus pada 2022.

Pada 2023, angka kebakaran melonjak tajam hingga 395 kasus, yang turut dipengaruhi kondisi kemarau. Selanjutnya, pada 2024 tercatat 383 kasus dan pada 2025 menurun menjadi 258 kasus.

“Hingga akhir Oktober, jumlah kebakaran telah mencapai 402 kasus, melampaui angka tertinggi sebelumnya,” tuturnya.

Di balik setiap respons cepat, ada perjuangan petugas yang mempertaruhkan tenaga, berpacu dengan waktu, dan menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Namun, tingginya angka kebakaran menjadi pengingat bahwa tugas pemadam bukan hanya memadamkan api, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas, penambahan posko, serta kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran.

Fadli menuturkan, kebakaran lahan kosong dan pembakaran sampah tanpa pengawasan menjadi salah satu faktor yang mendominasi kejadian sepanjang tahun ini.

Selain faktor cuaca, kebakaran juga dapat dipicu korsleting listrik, kebocoran tabung gas, serta penggunaan kompor yang tidak disertai kewaspadaan.

“Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati,” imbuh mantan Camat Mamajang itu.

Kendati demikian, diakui bahwa di tengah meningkatnya kejadian kebakaran, pihak Damkarmat Makassar masih menghadapi keterbatasan sumber daya untuk menjangkau seluruh wilayah secara optimal.

Saat ini, Damkarmat memiliki sekitar 432 personel lapangan dan kurang lebih 54 kendaraan operasional dengan fungsi berbeda, termasuk unit pemadam serta kendaraan pendukung suplai air.

“Tingginya kejadian kebakaran, tentu jumlah personel tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal. Begitu juga perlu posko di tiap wilayah dan juga armada,” harap Fadli.

Dengan karakteristik dan jumlah penduduk Makassar yang terus berkembang, kebutuhan personel diperkirakan mencapai 900 orang.

Selain keterbatasan personel, akses jalan yang sempit di sejumlah permukiman dan kebiasaan warga yang berkerumun di sekitar lokasi kebakaran juga menjadi tantangan bagi petugas untuk mencapai titik kejadian dengan cepat.

Karena itu, penambahan posko pemadam kebakaran menjadi salah satu kebutuhan mendesak. Penempatan posko diharapkan lebih dekat dengan masyarakat, baik berbasis kecamatan maupun berdasarkan radius jangkauan pelayanan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperpendek waktu respons, terutama di wilayah padat penduduk yang memiliki risiko kebakaran tinggi.
Namun, penambahan posko harus diikuti penyediaan armada dan personel yang memadai agar pelayanan dapat berjalan efektif.

“Ketika ada penambahan posko, tentu harus dibarengi dengan penambahan personel. Bagaimana posko pemadam ini bisa lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kalau semakin dekat, masyarakat juga akan merasa lebih tenang,” tutur Fadli.

Dia mengingatkan masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan mulai dari lingkungan rumah masing-masing.

Warga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala, memastikan penggunaan kompor dan tabung gas aman, serta tidak membakar sampah atau alang-alang tanpa pengawasan.

Juga menjaga akses jalan dan lorong tetap terbuka agar kendaraan pemadam dapat menjangkau lokasi ketika terjadi keadaan darurat.

Menurutnya, di tengah tingginya angka kebakaran tahun ini, pencegahan dan kecepatan penanganan menjadi dua hal penting untuk menekan risiko kerugian material maupun korban jiwa.

“Kita butuh kesiapsiagaan bersama, sehingga meminimalisir risiko kebakaran di Kota Makassar,” tukasnya. (*)

Berita Terkait

Pemkot Makassar Rayakan HUT ke-419 Lewat Aksi Sosial: Bedah Rumah hingga Donor Darah
Wali Kota Munafri Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola
Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi
Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027
Rakornas TPAKD 2026, Appi Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Appi Tekankan Profesionalitas Guru di Era Digital, AI Jadi Tantangan Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Pemkot Makassar Rayakan HUT ke-419 Lewat Aksi Sosial: Bedah Rumah hingga Donor Darah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Hingga Akhir Oktober, Kebakaran di Makassar Capai 402 Kasus

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Munafri Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi

Berita Terbaru

Info Makassar

Hingga Akhir Oktober, Kebakaran di Makassar Capai 402 Kasus

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:11 WIB

Info Makassar

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:00 WIB