Wali Kota Munafri Canangkan Event Tahunan “Bulan UMKM” Perkuat Ekonomi Kerakyatan di Makassar

- Pewarta

Kamis, 6 November 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

MAKASSARTIME.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka secara resmi kegiatan UMKM Fiesta yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar di Atrium Plaza Mall Ratu Indah, Rabu (5/11/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel Andi Eka Prasetia, serta jajaran kepala SKPD, akademisi, dan komunitas pelaku UMKM se-Kota Makassar.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 November 2025, sebagai bagian dari rangkaian semarak HUT ke-418 Kota Makassar yang puncaknya akan digelar pada 9 November mendatang.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pihak yang berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, UMKM memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama ketika sektor industri besar mengalami fluktuasi.

“UMKM selalu menjadi motor penggerak ekonomi di tengah situasi naik turunnya industri. Mereka punya daya tahan yang luar biasa, dan karena itu perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM akan terus kita berikan secara berkelanjutan,” ujar Munafri.

Munafri menekankan perlunya regulasi yang kuat agar UMKM di Makassar dapat naik kelas dan mampu menembus pasar ekspor. Untuk itu, Ia menyoroti pentingnya sertifikasi laik higienis dan sanitasi bagi pelaku usaha kuliner, sebagai bentuk jaminan mutu dan kepercayaan konsumen.

Selain itu, Munafri juga menyoroti pentingnya akses permodalan, pendampingan manajemen keuangan, serta insentif dan kemudahan bahan baku bagi pelaku usaha kecil. Ia berharap Dinas Koperasi dan UMKM dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dunia perbankan, akademisi, dan komunitas bisnis.

“UMKM akan tumbuh kalau kita hadir mendampingi mereka. Jangan hanya berhenti di pameran, tapi harus ada pelatihan, pendampingan, dan akses permodalan yang mudah,” tegasnya.

Munafri juga mengusulkan agar pelaksanaan kegiatan UMKM tidak hanya digelar selama dua atau tiga hari, melainkan menjadi “Bulan UMKM Makassar” yang berlangsung hingga sebulan penuh setiap tahunnya.

“Kalau hanya dua atau tiga hari, biaya operasionalnya sudah besar sementara dampaknya kecil. Saya ingin ke depan kita punya Bulan UMKM Makassar selama satu bulan penuh, melibatkan semua pelaku usaha dan mitra bisnis,” ungkapnya disambut tepuk tangan peserta.

Kegiatan UMKM Fiesta 2025 turut dirangkaikan dengan rebranding Inkubator Usaha Mikro Kecil menjadi Inkubator Bisnis Koperasi, UMKM, dan Startup Kota Makassar, yang menandai perluasan peran inkubator menuju pengembangan wirausaha digital dan berbasis inovasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “UMKM Tangguh, Ekonomi Tumbuh, Menuju Makassar Mulia”, dengan menghadirkan tiga agenda utama: rebranding inkubator, pameran produk UMKM, dan penghargaan bagi pelaku usaha berprestasi.

“Melalui ajang ini, kami ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk tampil, berkembang, dan menginspirasi. Sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” jelas Arlin.

Dengan adanya kegiatan UMKM Fiesta ini, Munafri berharap dapat memperkuat semangat wirausaha masyarakat sekaligus menumbuhkan ekonomi kerakyatan menuju visi Makassar Kota Dunia yang Inklusif dan Berdaya Saing.(*)

Berita Terkait

Makassar Tampil di Panggung Diplomasi Internasional Lewat Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026
Kadisdik Makassar Turun Langsung Pantau SPMB Domisili, Tegaskan Seleksi Transparan dan Akuntabel
Di Balik Euforia MHM 2026: Berlari Sehat dan Kampanyekan Lingkungan Sehat
Kuasai Fasum 30 Tahun, Lapak PKL di Maccini Gusung Ditertibkan
GMTD Serahkan 7 Klaster PSU di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilainya Capai Rp6,35 Triliun
Ketika Sawah Sekarat dan Kota Menjadi Kunci
Uji Publik RUU HAM Tekankan Perlindungan Hak yang Lebih Responsif
Kuliah Umum di FH Unhas, Appi Nostalgia Dari Penyiar Radio hingga Wali Kota Makassar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:39 WIB

Makassar Tampil di Panggung Diplomasi Internasional Lewat Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 16:08 WIB

Kadisdik Makassar Turun Langsung Pantau SPMB Domisili, Tegaskan Seleksi Transparan dan Akuntabel

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:20 WIB

Di Balik Euforia MHM 2026: Berlari Sehat dan Kampanyekan Lingkungan Sehat

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:46 WIB

Kuasai Fasum 30 Tahun, Lapak PKL di Maccini Gusung Ditertibkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:54 WIB

GMTD Serahkan 7 Klaster PSU di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar, Nilainya Capai Rp6,35 Triliun

Berita Terbaru

Info Makassar

Memilah di Dapur, Mencampur di Truk ​

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:50 WIB

Info Makassar

Tiga Partai Non-Parlemen Siap Edukasi Masyarakat Soal Penataan PKL

Jumat, 26 Jun 2026 - 12:19 WIB