Stadion Untia Senilai Rp350 Miliar Masuk Tahap Tender, Kapasitas 17 Ribu Penonton

- Pewarta

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM– Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat proses pembangunan Stadion Untia. Saat ini, proyek senilai sekitar Rp350 miliar tersebut masih berada pada tahap menunggu penawaran terbaik dalam proses tender, dengan target pekerjaan fisik sudah mulai berjalan tahun ini.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memulai tender konstruksi Stadion Untia Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pembangunan sarana olahraga itu dianggarkan dengan pagu Rp 350 miliar. Dilihat  dari laman Sistem Pengadaan Secara Eletronik (SPSE) Kota Makassar, paket proyek itu diberi nama Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Olahraga-Pembangunan Stadion Untia. Diketahui Proyek Stadion Untia Pembangunannya melalui sistem  tahun jamak alias multiyears periode 2026 dan 2027.

“Saat ini kita sedang menunggu penawaran terbaik untuk memastikan bahwa tahun ini sudah ada progres pekerjaan Stadion Untia,” kata Munafri Arifuddin. Saat ditemui di kantor Balaikota Makassar. Kamis 9/7/2026

Menurut Munafri, pada tahap awal pembangunan akan difokuskan pada pekerjaan penimbunan lahan dan pembangunan struktur dasar stadion.

Ia menjelaskan, proses tender diharapkan dapat rampung secepat mungkin sesuai ketentuan yang berlaku. Setelah masa pengumuman dan pemasukan dokumen selesai, proses akan dilanjutkan dengan evaluasi hingga penetapan pemenang tender.

“Kalau ditanya target penyelesaian tendernya, proyek ini bersifat multi-years. Jadi, tahapan sekarang difokuskan pada penimbunan dan pembangunan kerangka dasar strukturnya. Mekanisme tender diharapkan bisa selesai secepatnya. Setelah masa tayang dan proses seleksi selesai, akan ditetapkan pemenangnya. Proses ini terbuka untuk semua kontraktor,” ujarnya.

Mantan bos PSM itu menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan mengawal seluruh tahapan pembangunan mengingat nilai investasi proyek yang mencapai Rp300 miliar lebih. Pengawasan dilakukan untuk memastikan proses berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar teknis yang berlaku.

Menurutnya, stadion merupakan bangunan dengan spesifikasi khusus sehingga seluruh proses konstruksi harus memenuhi regulasi dan standar keselamatan yang telah ditetapkan.

“Karena nilai proyeknya sangat besar, tentu seluruh proses akan kita kawal bersama. Mulai dari pola pekerjaan, desain, hingga proses tender harus berlangsung secara akuntabel dan transparan. Ini bukan bangunan biasa, melainkan stadion yang memiliki standar teknis dan regulasi khusus yang wajib dipenuhi,” tegasnya.

Stadion Untia dirancang memiliki kapasitas sekitar 16.000 hingga 17.000 penonton dan diharapkan menjadi salah satu infrastruktur olahraga representatif di Kota Makassar.

Tidak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga, kawasan Stadion Untia juga diproyeksikan berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Munafri mengungkapkan, pemerintah akan menyusun grand design kawasan sebagai acuan pengembangan wilayah di sekitar stadion. Setelah rencana induk selesai, pemerintah akan melakukan pemetaan pemanfaatan lahan untuk menarik investasi swasta.

“Kawasan ini memang direncanakan menjadi kawasan bisnis baru. Pengembangannya akan berjalan seiring dengan pembangunan stadion. Kita akan menyusun grand design terlebih dahulu, kemudian dilakukan pemetaan peruntukan kawasannya,” jelasnya.

Ia optimistis keberadaan stadion akan menjadi daya tarik bagi investor maupun pengembang properti untuk membangun berbagai fasilitas pendukung di kawasan tersebut.

Menurut Munafri, lokasi Untia memiliki potensi besar karena berada di kawasan strategis yang berdekatan dengan pesisir, Pelabuhan Perikanan Untia, kawasan mangrove, serta sejumlah fasilitas milik pemerintah.

“Lahannya memang tidak terlalu luas, tetapi kami berharap kehadiran stadion dapat menjadi pemicu bagi para pengembang untuk berinvestasi. Lokasinya sangat strategis, dekat dengan laut, pelabuhan perikanan, kawasan mangrove, dan fasilitas pemerintah lainnya. Pemerintah akan menjadi pemicu, kemudian sektor swasta dapat ikut mengembangkan kawasan tersebut,” katanya.

Munafri menambahkan, pembangunan Stadion Untia sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar. Pemerintah berharap proyek ini tidak hanya menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan timur Kota Makassar. (*)

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola
Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi
Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027
Rakornas TPAKD 2026, Appi Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Appi Tekankan Profesionalitas Guru di Era Digital, AI Jadi Tantangan Pendidikan
Pemkot Makassar Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK, 135 Tidak Diusulkan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Munafri Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027

Berita Terbaru

Info Makassar

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:00 WIB

Info Makassar

Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 11:35 WIB