MAKASSARTIME.COM– Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian bersama Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali membuka peluang pengembangan usaha budidaya jamur bagi Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan budidaya jamur yang memasuki hari kedua dengan agenda praktik langsung di Laboratorium Pertumbuhan Jamur Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali, Selasa 22 September 2026.
Pada hari kedua pelatihan, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik mulai dari proses penyiapan baglog jamur. Kegiatan ini diarahkan untuk memberikan keterampilan teknis kepada kelompok tani agar mampu mengembangkan budidaya jamur secara mandiri.
Budidaya jamur dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan di wilayah perkotaan karena tidak membutuhkan lahan yang luas. Budidaya juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan ruang yang tersedia di lingkungan rumah maupun kawasan perkotaan.
Selain menjadi alternatif produksi pangan, budidaya jamur juga memiliki peluang ekonomi yang dapat dikembangkan masyarakat sebagai usaha produktif. Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., mengatakan pengembangan budidaya jamur merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan perkotaan melalui konsep urban farming.
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat penting karena menjadi bagian dari program pemerintah dalam memanfaatkan lahan di Kota Makassar yang kita fokuskan untuk budidaya jamur. Ini merupakan bagian dari konsep urban farming yang dapat dikembangkan oleh masyarakat perkotaan,” ujar Prof. Muammar.
Menurutnya, budidaya jamur tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pangan, tetapi juga berpotensi menjadi sektor ekonomi yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. “Ternyata manfaat jamur ini sangat banyak, salah satunya dapat menambah energi dan memiliki nilai ekonomi.
Selain itu, pengembangan budidaya jamur juga dapat menjadi sentra ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Dekan Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Herman Nursaman, MP., mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah penting dalam menghadirkan inovasi pertanian yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.
“Kerja sama antara Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar dengan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar ini akan terus kami jalin ke depan. Kolaborasi ini bukan hanya terkait budidaya jamur, tetapi juga berbagai program pemerintah yang dapat dikembangkan bersama,” jelas Herman.
Baca Juga:
Kota Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026
Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku
Resmikan Tawa Mahjong Business, Munafri Tekankan Peluang Ekonomi dan Larang Praktik Perjudian
Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam menerapkan teknologi dan pengetahuan baru di bidang pertanian.
“Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kelompok tani sehingga ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., mengapresiasi kolaborasi bersama UIM Al-Gazali dalam mendukung pengembangan pertanian perkotaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah dilakukan bersama Fakultas Pertanian UIM Al-Gazali. Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi kelompok tani dan kelompok wanita tani di Kota Makassar untuk mendapatkan pengetahuan baru terkait budidaya jamur,” ungkap Aulia.
Baca Juga:
Munafri Buka Ruang Aspirasi Pemuda untuk Pembangunan Makassar
Pemkot Makassar Rayakan HUT ke-419 Lewat Aksi Sosial: Bedah Rumah hingga Donor Darah
Ia menyebut sektor pertanian di Kota Makassar melibatkan lebih dari 300 kelompok tani yang terus didorong untuk meningkatkan produktivitas.
“Harapan kami setelah pelatihan ini, budidaya jamur dapat dikembangkan oleh kelompok tani di Kota Makassar. Jangan disia-siakan pelatihan hari ini, karena ilmu yang diperoleh dapat menjadi modal untuk pengembangan usaha ke depan,” tuturnya.
Menurut Aulia, pengembangan budidaya jamur diharapkan dapat melahirkan kelompok-kelompok usaha baru yang bergerak di bidang pertanian perkotaan.
“InsyaAllah ke depan akan semakin banyak kelompok budidaya jamur di Kota Makassar. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.








