MAKASSARTIME.COM– Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka peninjauan calon lokasi pengembangan Urban Farming di Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas DP2 Makassar, Aulia Arsyad untuk meninjau kondisi dan potensi lahan yang dapat dikembangkan sebagai kawasan pertanian perkotaan terpadu.
Pengembangan Urban Farming ini mengusung konsep integrasi sektor pertanian, peternakan, perikanan budidaya, budidaya maggot, serta pengolahan sampah.
Konsep ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan, mendorong pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan, serta menciptakan sistem produksi pangan yang saling terintegrasi.
Dalam arahannya, Kepala Dinas menegaskan pentingnya pengembangan Urban Farming sebagai solusi ketahanan pangan perkotaan.
“Urban Farming Terintegrasi bukan hanya tentang menanam di lahan sempit, tetapi tentang membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan.
Dengan menggabungkan pertanian, perikanan, peternakan, budidaya maggot, dan pengolahan sampah, kita menciptakan sistem yang saling mendukung. Harapan kami, masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya dalam bentuk pangan sehat, lingkungan bersih, dan peningkatan ekonomi,” ujar Aulia Arsyad.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan pertanian perkotaan yang produktif dalam menghasilkan komoditas pangan.
Kemudian, ramah lingkungan melalui pengelolaan sumber daya yang efisien serta berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.








