108 Warga Belajar Lulus Pendidikan Kesetaraan, Pemkot Makassar Perluas Akses Pendidikan

- Pewarta

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM – Sebanyak 108 warga belajar menerima ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C dari Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Biringkanaya, Sabtu (11/7/2026).

Para penerima berasal dari beragam profesi, mulai dari petugas Satgas drainase, Satgas Kebersihan, tenaga cleaning service rumah sakit, hingga masyarakat umum yang sebelumnya tidak sempat menyelesaikan pendidikan formal.

Penyerahan ijazah dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Biringkanaya.

“Pendidikan adalah hak semua warga negara, tanpa batasan usia maupun latar belakang,” kata Achi, Sabtu (11/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Achi juga menjelaskan bahwa Paket A merupakan pendidikan setara SD, Paket B setara SMP, sedangkan Paket C setara SMA.

Seluruh program tersebut memberikan ijazah resmi yang diakui negara sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun memenuhi persyaratan dunia kerja.

Program tersebut diselenggarakan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

SKB merupakan satuan pendidikan nonformal yang dikelola langsung oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan. Di Kota Makassar, SKB berada di bawah pembinaan Bidang PAUD dan Pendidikan Kesetaraan Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Sementara itu, PKBM merupakan lembaga pendidikan nonformal yang didirikan, dikelola, dan dikembangkan oleh masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam memperluas akses layanan pendidikan.

Kedua lembaga tersebut melayani masyarakat yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal, seperti remaja putus sekolah, pekerja, hingga orang dewasa.

Proses pembelajaran dirancang lebih fleksibel sehingga memungkinkan peserta tetap bekerja sambil menempuh pendidikan.

“Selain pembelajaran akademik, peserta juga dibekali berbagai keterampilan yang dapat menunjang kehidupan dan dunia kerja,” terang Achi.

Disebutkan, pada kesempatan tersebut sebanyak 108 warga belajar SKB menerima ijazah pendidikan kesetaraan, mulai dari Paket A, Paket B hingga Paket C.

Para penerima berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya personel Satgas drainase dari Dinas PU, Satgas Kebersihan, tenaga cleaning service di rumah sakit, serta masyarakat umum yang mengikuti program pendidikan kesetaraan.

Lanjut dia, yang paling membanggakan adalah semangat mereka untuk terus belajar. Warga belajar dari Satgas memiliki motivasi yang luar biasa.

“Tidak mudah bagi seseorang untuk belajar sambil tetap bekerja, tetapi mereka mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mendapatkan pendidikan,” ungkapnya.

Achi menjelaskan, khusus dari Satgas tersebut terdapat 50 orang yang berhasil menyelesaikan Program Paket A atau pendidikan setara Sekolah Dasar (SD).

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan menjadi akhir, melainkan awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Antusiasme mereka sangat luar biasa. Setelah lulus Paket A, mereka akan melanjutkan pembelajaran ke Paket B. Kami ingin mereka terus melanjutkan hingga memperoleh ijazah yang lebih tinggi,” jelasnya.

Ia mengatakan, program pendidikan kesetaraan tidak hanya bertujuan memberikan ijazah, tetapi juga meningkatkan harkat, martabat, dan peluang hidup masyarakat.

Salah satu tujuan utamanya adalah mengangkat derajat, harkat, dan martabat mereka. Kalau sudah memiliki ijazah, tentu kesempatan mereka akan lebih terbuka.

“Bisa saja suatu saat mereka tidak lagi bekerja sebagai Satgas Peralihnasa, tetapi karena sudah memiliki ijazah, mereka memiliki peluang mencari pekerjaan yang lebih baik,” katanya.

Ia menegaskan, penyerahan ijazah tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar, lewat Disdik dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui jalur pendidikan nonformal.

“Selamat kepada seluruh warga belajar yang telah dinyatakan lulus. Perjalanan baru untuk meraih masa depan yang lebih cerah resmi dimulai hari ini,” ucapnya.

“Jangan pernah lelah untuk belajar. Bagi masyarakat yang sempat putus sekolah, SKB dan PKBM siap menjadi jembatan untuk mewujudkan impian,” tambah dia.

Program pendidikan kesetaraan ini juga sejalan dengan kebijakan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar adalah membentuk dan mengukuhkan Relawan Tim Aksi Pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS).

Tim tersebut bertugas mendata, mendampingi, dan mengembalikan anak-anak maupun warga yang putus sekolah agar kembali memperoleh layanan pendidikan, baik melalui jalur formal maupun nonformal.

“Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena faktor usia, pekerjaan, maupun kondisi ekonomi, sehingga kualitas sumber daya manusia di Kota Makassar terus meningkat secara merata,” harapnya. (*)

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026
Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola
Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi
Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027
Rakornas TPAKD 2026, Appi Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Appi Tekankan Profesionalitas Guru di Era Digital, AI Jadi Tantangan Pendidikan
Pemkot Makassar Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK, 135 Tidak Diusulkan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Munafri Bawa Program Makassar Berjasa Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027

Berita Terbaru

Info Makassar

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:00 WIB

Info Makassar

Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 11:35 WIB