MAKASSARTIME.COM– Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Pemerintah Kota Makassar menggelar Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS): Diplomatic Tour Goes to Makassar pada 23–24 Juni 2026. Kegiatan bertema “Bringing Flavours, Cultures and Business Opportunities” ini menjadi ajang promosi potensi ekonomi, investasi, pariwisata, budaya, dan kuliner Kota Makassar kepada komunitas diplomatik internasional.
Sebanyak perwakilan diplomatik dari 28 negara dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas duta besar atau kepala perwakilan negara sahabat beserta pasangan, konsul jenderal, serta anggota korps diplomatik yang membidangi ekonomi, perdagangan, investasi, dan sosial budaya.
Rombongan delegasi akan dipimpin oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar Heru H. Subolo.
Penyelenggaraan IGS di Makassar merupakan tindak lanjut sinergi antara Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong perdagangan, investasi, pariwisata, penguatan identitas budaya, serta pertukaran pengetahuan dan inovasi sebagai bagian dari diplomasi pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan welcoming dinner di Benteng Rotterdam. Para delegasi akan disuguhkan aneka kuliner khas Makassar dan pertunjukan tari kolosal yang merepresentasikan empat suku terbesar di Sulawesi Selatan.
Pada hari kedua, delegasi akan mengikuti Investment and Business Forum yang dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dan melibatkan pelaku usaha daerah. Forum tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan peluang kerja sama ekonomi, menjembatani kontak bisnis, serta mempromosikan potensi unggulan Makassar dan Sulawesi Selatan di sektor perdagangan, investasi, industri, pariwisata, budaya, kuliner, maritim, dan ekonomi kreatif.
Selain itu, para delegasi juga akan mengikuti city tour ke Museum Kota Makassar, mengunjungi pameran produk unggulan UMKM di Anjungan MNEK Centre Point of Indonesia (CPI), serta berlayar menggunakan Kapal Pinisi yang merupakan ikon warisan maritim Bugis-Makassar yang telah mendunia.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mengatakan penyelenggaraan IGS menjadi bagian dari strategi promosi terpadu Kota Makassar kepada komunitas diplomatik internasional.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat memperluas jejaring kerja sama internasional, meningkatkan perdagangan dan investasi, serta memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu gerbang ekonomi kawasan timur Indonesia.
Baca Juga:
Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola
Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi
Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang
Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati, berharap IGS Makassar dapat menjadi langkah awal untuk memperluas kerja sama konkret antara Kota Makassar dan mitra internasional.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai ajang promosi, tetapi menjadi pintu pembuka bagi Kota Makassar untuk semakin dikenal dunia sebagai gerbang ekonomi kawasan Indonesia Timur. Melalui IGS, kami ingin mempertemukan potensi daerah dengan jejaring diplomatik dan pelaku usaha internasional sehingga peluang kerja sama di berbagai bidang dapat terjalin dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi Indonesia,” ujar Ani.
Ani menambahkan, IGS merupakan program unggulan Kementerian Luar Negeri yang memanfaatkan kekayaan kuliner Nusantara sebagai instrumen diplomasi soft power Indonesia untuk mempererat persahabatan antarbangsa sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata.
Sejak pertama kali dilaksanakan, Indonesia Gastrodiplomacy Series telah digelar sebanyak lima kali di berbagai daerah di Indonesia dan terus menjadi sarana promosi potensi daerah kepada masyarakat internasional. (*)
Baca Juga:
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027
Appi Pimpin Demokrat Sulsel, Konsolidasi dan Pengurus Dikebut
Kenang Perjuangan Politik Bersama, AHY Sambut Hangat Appi di Demokrat Sulsel








