Lewat Safari Ramadan, Appi Kenalkan LONTARA+ sebagai Kanal Aduan Warga

- Pewarta

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memperkenalkan aplikasi Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) sebagai platform layanan publik terpadu milik Pemerintah Kota Makassar.

Pengenalan aplikasi tersebut disampaikan Munafri saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Nurul Jihad, Kompleks IDI, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (5/3/2026) malam.

Menurut Munafri, LONTARA+ dirancang sebagai super apps yang mengintegrasikan ratusan aplikasi layanan pemerintah yang sebelumnya berjalan secara terpisah menjadi satu platform terpadu.

“Aplikasi ini menjadi media komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

“Silakan sampaikan apa yang menjadi kebutuhan atau permasalahan di lingkungan masing-masing, nanti kami akan respons melalui SKPD yang berwenang,” ujar Munafri.

Ia menjelaskan, melalui aplikasi tersebut masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik sekaligus menyampaikan pengaduan atau aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.

“Warga bisa menyampaikan persoalan melalui RT, RW, lurah, camat, bahkan langsung ke saya. Sekarang juga ada aplikasi Lontara Plus yang memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan,” jelasnya.

Lebih lanjut Ketua Golkar Makassar itu juga mengungkapkan bahwa dirinya rutin berkeliling kota setiap subuh bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memantau langsung kondisi kota dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk turun langsung ke masyarakat di setiap kecamatan di Kota Makassar guna melihat kondisi yang terjadi di lapangan.

“Safari Ramadan ini kami laksanakan di seluruh kecamatan di Kota Makassar untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan melihat kondisi yang ada di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat ukhuwah serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kota.

Munafri menilai seluruh program pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat. Sebaliknya, berbagai kegiatan masyarakat juga membutuhkan dukungan pemerintah.

“Tidak akan ada program pemerintah yang berjalan baik tanpa dukungan masyarakat. Demikian pula kegiatan masyarakat tidak akan berhasil tanpa kolaborasi dan dukungan pemerintah. Karena itu dibutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi,” ajakannya.

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan telah memasuki pertengahan bulan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan intensitas ibadah dan memanfaatkan momentum bulan suci dengan sebaik-baiknya.

Pria yang akrab disapa Appi itu kembali menekankan potensi peningkatan volume sampah selama Ramadan.

Ia menilai meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya penjualan makanan berbuka puasa secara dadakan, berpotensi menambah produksi sampah.

Ia juga mengingatkan bahwa menjelang Hari Raya Idulfitri kemungkinan sebagian petugas kebersihan akan mudik ke kampung halaman.

Karena itu, ia meminta camat, lurah, hingga pengurus RT dan RW untuk mengatur sistem pengelolaan sampah sejak dini.

“Kita tidak ingin pada saat merayakan Idulfitri justru sampah menumpuk di sudut-sudut wilayah. Ini harus diantisipasi dengan baik,” tegasnya.

Persoalan lain juga, Munafri mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, seperti memeriksa sakelar listrik, kompor, dan perangkat lainnya guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. (*)

Berita Terkait

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola
Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi
Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027
Rakornas TPAKD 2026, Appi Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Appi Tekankan Profesionalitas Guru di Era Digital, AI Jadi Tantangan Pendidikan
Pemkot Makassar Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK, 135 Tidak Diusulkan
DPRD Makassar dan Bapenda Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Lepas Kontingen ke Porprov XVIII, Appi Siapkan Bonus Bagi Atlet Berprestasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Jepang

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rakornas TPAKD 2026, Appi Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Info Makassar

Appi Nahkodai PSSI Sulsel, Siapkan Pembenahan Sepak Bola

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:00 WIB

Info Makassar

Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia, Konstruksi Awal 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 11:35 WIB