MAKASSARTIME.COM— Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar Seminar Awal Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Lingkup Bapenda Kota Makassar Tahun 2026, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bapenda Kota Makassar dan dipimpin Kepala Bidang Pendaftaran dan Pendataan Bapenda Kota Makassar, Zulfikar Zainal.
Seminar awal ini menjadi tahapan dalam pelaksanaan SKM untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat sekaligus mengevaluasi kualitas pelayanan yang diberikan Bapenda Makassar.
Zulfikar mengatakan, pelaksanaan SKM penting dilakukan sebagai bagian dari upaya Bapenda mendapatkan gambaran mengenai pengalaman dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diterima.
“Survei ini menjadi salah satu instrumen bagi kami untuk mengetahui sejauh mana pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan masyarakat. Hasilnya nanti akan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan,” kata Zulfikar.
Menurutnya, masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, pelaksanaan SKM diharapkan dapat memberikan data yang objektif sebagai dasar dalam menentukan langkah perbaikan pelayanan.
“Kami ingin pelayanan di Bapenda semakin responsif, efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, masukan dari masyarakat sangat penting untuk menjadi bahan evaluasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil SKM nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan Bapenda Makassar dalam melakukan pembenahan pelayanan secara berkelanjutan.
“Harapannya, hasil survei ini tidak hanya menjadi angka atau laporan, tetapi benar-benar dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutur Zulfikar.
Baca Juga:
Festival Bulan Budaya Resmi Buka Rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar
Ecoenzyme dan Jalan Baru Mitigasi Krisis Ekologis Kota Makassar
Pelaksanaan SKM tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Bapenda Kota Makassar dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.








