MAKASSARTIME.COM— Pemerintah Kota Makassar akan menggelar Business Forum dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 sebagai upaya mempertemukan potensi investasi daerah dengan mitra internasional dari berbagai negara. Yang akan digelar Rabu 24 Juni 2026 di Nusantara Hall, The Rinra Hotel.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan forum tersebut akan melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta sejumlah kepala daerah dari kabupaten dan kota di sekitar Makassar. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret antara pelaku usaha lokal dan investor mancanegara.
“Besok kita akan mengadakan Business Forum. Kami juga mengundang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan beberapa bupati dari kabupaten/kota di sekitar Makassar. Tujuannya untuk mempertemukan kebutuhan daerah dengan potensi yang dapat kami tawarkan kepada para delegasi dan investor yang hadir,” ujar Munafri, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, forum tersebut dirancang sebagai wadah business matching yang mempertemukan pelaku usaha di Makassar dengan para duta besar, perwakilan negara sahabat, serta pengusaha yang turut hadir dalam rangkaian IGS 2026.
“Kami berharap forum ini tidak sekadar menjadi pertemuan bisnis biasa, tetapi juga menjadi ajang matchmaking yang mempertemukan peluang usaha dari Makassar dengan mitra internasional. Dengan begitu, sumber daya yang kita miliki dapat terekspos secara maksimal dan membuka peluang kerja sama ekonomi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Pada forum tersebut, Pemerintah Kota Makassar juga akan mempresentasikan berbagai potensi investasi yang dimiliki daerah. Tidak hanya Makassar, sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan juga diberikan ruang untuk memperkenalkan peluang investasi di wilayah masing-masing.
Munafri menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk memperluas peluang investasi di Sulawesi Selatan dengan Makassar sebagai kota jangkar atau pusat pertumbuhan ekonomi regional.
“Kami memberikan kesempatan tidak hanya kepada Kota Makassar, tetapi juga daerah lain di Sulawesi Selatan untuk menampilkan potensinya. Ketika investasi masuk ke berbagai daerah dengan Makassar sebagai kota jangkar, maka dampak ekonomi positifnya juga akan dirasakan oleh Kota Makassar,” jelasnya.
Adapun sejumlah sektor yang akan ditawarkan kepada investor meliputi sektor pariwisata, pengembangan infrastruktur, kawasan industri, hingga transportasi publik.
Baca Juga:
Memilah di Dapur, Mencampur di Truk
Siswa Tak Lolos Sekolah Negeri? Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis
Tiga Partai Non-Parlemen Siap Edukasi Masyarakat Soal Penataan PKL
“Ada beberapa potensi yang kami siapkan, mulai dari pengembangan pariwisata di gugusan Kepulauan Spermonde, pembangunan infrastruktur perkotaan, hingga peluang pengembangan kawasan industri yang dapat dimanfaatkan investor untuk pembangunan pabrik. Selain itu, ada juga peluang kerja sama di sektor transportasi publik dan sektor strategis lainnya,” ungkap Munafri.
Terkait negara yang berpotensi menjalin kerja sama investasi dengan Makassar, Munafri menyebut hingga saat ini telah ada sejumlah delegasi yang menyampaikan minat untuk melakukan pertemuan lebih lanjut.
“Besok akan terlihat lebih jelas. Namun, sudah ada beberapa negara yang meminta untuk bertemu. Kalau tidak salah, sekitar 16 negara akan duduk bersama dengan kami untuk membahas potensi yang dimiliki Makassar dan peluang kerja sama yang bisa dikembangkan ke depan,” tuturnya.
Business Forum menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 yang digelar di Makassar pada 23–24 Juni 2026. Forum ini diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus mendorong masuknya investasi baru yang dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. (*)
Baca Juga:
Mayoritas DPD II Tetap Solid ke Appi, Diskresi IAS Dinilai Tak Berpengaruh
Pemkot Makassar dan Pengadilan Agama Siapkan Perwalian Resmi bagi Anak Panti Asuhan
Usai Penertiban, Pemkot Makassar Benahi Trotoar Jalan Tinumbu








