Kolaborasi Program RISE Pemkot Makassar dan Australia Terima Penghargaan Global di New York

- Pewarta

Senin, 22 Juni 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Makassar bersama bersama Universitas Hasanuddin dan Monash University (Australia) menggelar Mayor's Exclusive Roundtable Meeting and Official Acceptance of the WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026 Award di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (22/6/2026).

Pemerintah Kota Makassar bersama bersama Universitas Hasanuddin dan Monash University (Australia) menggelar Mayor's Exclusive Roundtable Meeting and Official Acceptance of the WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026 Award di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (22/6/2026).

MAKASSARTIME.COM– Pemerintah Kota Makassar bersama bersama Universitas Hasanuddin dan Monash University (Australia) menggelar Mayor’s Exclusive Roundtable Meeting and Official Acceptance of the WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026 Award di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (22/6/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan, Kegiatan tersebut dihelat sebagai bentuk seremoni perayaan atas penghargaan global atas Program Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE).

Program RISE berhasil masuk kedalam lima besar finalis dunia pada ajang WRI Ross Center Prize for Cities di New York beberapa bulan lalu.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan internasional terhadap keberhasilan Program RISE dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, sanitasi, dan kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas yang telah dijalankan selama hampir satu dekade di Kota Makassar.

Namun, lanjut Munafri, Pemerintah Kota Makassar tidak dapat turut menghadiri seremoni penghargaan tersebut secara langsung. Sehingga penerimaan penghargaan diwakili oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York bersama tim Monash University.

“Penghargaan tersebut kemudian dibawa ke Makassar untuk diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kota Makassar melalui kegiatan ini,” jelas Munafri.

Munafri menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja bersama antara Pemerintah Australia yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen melanjutkan dan mereplikasi Program RISE di wilayah lain yang masih membutuhkan peningkatan kualitas sanitasi dan lingkungan permukiman.

“Penghargaan ini kita dapat bukan karena kita menginginkan penghargaan ini. Tapi kita mendapatkan penghargaan ini karena kita bekerja dengan sungguh-sungguh memastikan program ini memberikan dampak secara langsung dan nyata di tengah-tengah masyarakat,” kata Munafri.

Ia pun meminta seluruh perangkat daerah, khususnya Bappeda sebagai leading sector, untuk menyiapkan langkah lanjutan pengembangan program.

Munafri menekankan, masih banyak kawasan yang membutuhkan perbaikan sistem sanitasi dan lingkungan sehat sehingga keberhasilan Program RISE perlu diduplikasi agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Program ini harus diduplikat dan dimulai dari Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan penganggaran yang maksimal demi terlaksananya kelanjutan Program RISE di kota ini,” tegas Munafri.

Sementara itu, Direktur RISE, Profesor Diego Ramírez-Lovering, mengatakan keberhasilan Makassar tidak hanya diukur dari infrastruktur yang telah dibangun, tetapi juga dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tangguh.

Ia menilai, Makassar telah menunjukkan kepemimpinan nyata dalam pengembangan kawasan permukiman berbasis masyarakat dan menjadi contoh penting bagi kota-kota lain di dunia dalam menghadapi tantangan sanitasi, kesehatan, dan perubahan iklim.

“Makassar telah membuktikan bahwa kemitraan masyarakat, inovasi teknis, dan komitmen pemerintah dapat bersinergi untuk memperbaiki kondisi masyarakat dan menciptakan tempat tinggal yang lebih sehat,” ujarnya.

Sejalan dengan Munafri, Diego menambahkan, tantangan dan tugas berikutnya adalah memperluas implementasi pendekatan RISE ke lebih banyak kawasan permukiman sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.(*)

Berita Terkait

Memilah di Dapur, Mencampur di Truk ​
Siswa Tak Lolos Sekolah Negeri? Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis
Tiga Partai Non-Parlemen Siap Edukasi Masyarakat Soal Penataan PKL
Pemkot Makassar dan Pengadilan Agama Siapkan Perwalian Resmi bagi Anak Panti Asuhan
Usai Penertiban, Pemkot Makassar Benahi Trotoar Jalan Tinumbu
Appi Lantik 153 Imam Kelurahan, Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Disiapkan
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Lepas 38 Delegasi IGS dari Berbagai Negara
Pemkot Makassar Tertibkan 19 Pedagang Kelapa Sekitar Benteng Rotterdam

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:50 WIB

Memilah di Dapur, Mencampur di Truk ​

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:52 WIB

Siswa Tak Lolos Sekolah Negeri? Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:19 WIB

Tiga Partai Non-Parlemen Siap Edukasi Masyarakat Soal Penataan PKL

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:35 WIB

Pemkot Makassar dan Pengadilan Agama Siapkan Perwalian Resmi bagi Anak Panti Asuhan

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:34 WIB

Appi Lantik 153 Imam Kelurahan, Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Disiapkan

Berita Terbaru

Info Makassar

Memilah di Dapur, Mencampur di Truk ​

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:50 WIB

Info Makassar

Tiga Partai Non-Parlemen Siap Edukasi Masyarakat Soal Penataan PKL

Jumat, 26 Jun 2026 - 12:19 WIB