Karang Taruna Makassar Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemkot

- Pewarta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSARTIME.COM — Pengurus Karang Taruna Kota Makassar menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung berbagai program prioritas, mulai dari penanganan sampah, pemberdayaan sosial, penguatan ekonomi pemuda, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Balai Kota Makassar, Kamis (6/8/2026).

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, serta jajaran pengurus Karang Taruna Kota Makassar.

Ketua Karang Taruna Kota Makassar Muhammad Zulkifli menyatakan organisasi yang dipimpinnya mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Makassar terkait pemilahan sampah dari sumber dan penerapan sistem yang mewajibkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa hanya menerima sampah residu.

“Tentu kami sangat mendukung program pemilahan sampah karena semuanya harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Cepat atau lambat, suka atau tidak suka, kita memang sudah berada pada fase ini,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, kebijakan tersebut merupakan konsekuensi dari arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menghentikan praktik open dumping sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Ia menilai masyarakat perlu segera beradaptasi dengan kebiasaan baru memilah sampah sesuai Surat Edaran dan Instruksi Wali Kota Makassar yang telah diterbitkan.

“Seharusnya pemilahan sampah sudah dilakukan sejak lama. Selama ini masyarakat terbiasa mencampur semua jenis sampah karena TPA masih menerima semuanya,” katanya.

Zulkifli mengingatkan persoalan persampahan yang dihadapi Makassar tidak dapat diselesaikan hanya dengan kritik, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Yang dibutuhkan sekarang bukan saling menghujat, tetapi bekerja sama mencari solusi agar kita bisa keluar dari kondisi darurat sampah,” tegasnya.

Ia menjelaskan perubahan yang diminta pemerintah sebenarnya sederhana, yakni membiasakan masyarakat memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari rumah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Zulkifli mengaku telah membangun empat titik Tempat Edukasi Buang Sampah Organik (TEBA) di wilayah Tello Baru. Fasilitas tersebut memanfaatkan gorong-gorong beton sebagai media pengolahan sampah organik, sementara sisa makanan dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

“Saya membantu membuat empat titik TEBA di wilayah saya. Warga diminta menaruh sisa makanan di situ, kemudian dimanfaatkan pemilik ternak sebagai pakan. Dengan cara sederhana ini, sampah organik tidak lagi dibuang ke TPA,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyediakan tandon air berkapasitas 2.000 hingga 3.000 liter sebagai fasilitas pendukung pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.

Zulkifli berharap gerakan tersebut dapat diikuti seluruh pengurus Karang Taruna di tingkat kecamatan dan kelurahan serta tokoh masyarakat. Bahkan, ia mendorong pemanfaatan dana kegiatan organisasi untuk penyediaan sarana pengelolaan sampah.

“Saya mengajak teman-teman Karang Taruna agar dana kegiatan lebih diarahkan untuk membeli TEBA, gorong-gorong, atau fasilitas lain yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Karang Taruna Kota Makassar Rijal Djamal mengatakan audiensi tersebut menjadi momentum menyelaraskan program organisasi dengan arah pembangunan Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.

“Ini merupakan komitmen bersama untuk menyukseskan visi dan misi Wali Kota, terutama pada isu sosial dan pemberdayaan pemuda,” katanya.

Menurut Rijal, Wali Kota Makassar berkomitmen mengaktifkan kembali Karang Taruna hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar menjadi ujung tombak pelaksanaan berbagai program pemerintah.

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam audiensi adalah dukungan terhadap program penanganan sampah. Karang Taruna akan berperan sebagai penghubung informasi sekaligus motor sosialisasi pemilahan sampah dari sumber kepada masyarakat.

“Karang Taruna diharapkan menjadi penyebar informasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga,” ujarnya.

Untuk mendukung peran tersebut, pemerintah akan meningkatkan kapasitas pengurus Karang Taruna hingga tingkat kelurahan melalui berbagai program pembinaan.

Dalam kesempatan itu, Karang Taruna juga memaparkan lima strategi pengembangan organisasi, yakni penguatan tata kelola, peningkatan partisipasi pemuda, perluasan kolaborasi dengan pemerintah, BUMD, dunia usaha, dan komunitas, peningkatan dampak sosial, serta pemberdayaan ekonomi pemuda.

Selain itu, organisasi tersebut memperkenalkan tujuh program prioritas hingga 2028, yaitu Entrepreneur Hub, Skill Academy, Karang Taruna Connect, Karang Taruna Peduli, Makassar Youth Festival, Karang Taruna Award, dan Karang Taruna Voice sebagai ruang aspirasi masyarakat sekaligus media penyebarluasan program strategis pemerintah.

Rijal menambahkan, fokus utama Karang Taruna pada 2026 adalah memperkuat fondasi organisasi dengan melengkapi kepengurusan di seluruh kecamatan serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengurus.

“Target kami seluruh kecamatan memiliki Karang Taruna yang aktif. Setelah fondasi organisasi kuat, berbagai program pemerintah akan lebih mudah dijalankan bersama masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan Karang Taruna merupakan salah satu pilar sosial yang harus berjalan beriringan dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Karang Taruna harus menjadi pilar pendukung sosial yang kuat. Persoalan yang kita hadapi saat ini adalah aktivasi Karang Taruna belum benar-benar terkoneksi dengan program-program pemerintah,” kata Munafri.

Ia menilai perlu dibangun kolaborasi yang lebih kuat antara Pemerintah Kota Makassar dan Karang Taruna agar setiap program dapat berjalan lebih terarah. Ke depan, pembinaan Karang Taruna akan kembali dipusatkan melalui Dinas Sosial.

“Kita ingin ada alur kolaborasi yang jelas. Program yang bisa dikerjakan bersama, kita kerjakan bersama,” ujarnya.

Munafri berharap kepengurusan baru Karang Taruna Kota Makassar mampu menjadi teladan bagi generasi muda sekaligus menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.

“Kalau Karang Taruna tumbuh besar, tentu akan banyak yang mencontoh. Karena itu program-programnya harus dijaga keberlanjutannya dan organisasi harus mampu mengelola rumah tangganya secara mandiri,” tutupnya.

Berita Terkait

Sambut HUT ke-419 Makassar, Pemkot Targetkan Bedah 419 Rumah Warga
Festival Bulan Budaya Resmi Buka Rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar
Ecoenzyme dan Jalan Baru Mitigasi Krisis Ekologis Kota Makassar
Kota Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026
Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku
Kalapa Bapenda Dampingi Walikota Munafri Hadiri Tax Gathering DJP Sulselbartra
Resmikan Tawa Mahjong Business, Munafri Tekankan Peluang Ekonomi dan Larang Praktik Perjudian
Munafri Buka Ruang Aspirasi Pemuda untuk Pembangunan Makassar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:45 WIB

Sambut HUT ke-419 Makassar, Pemkot Targetkan Bedah 419 Rumah Warga

Minggu, 1 November 2026 - 07:17 WIB

Festival Bulan Budaya Resmi Buka Rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Ecoenzyme dan Jalan Baru Mitigasi Krisis Ekologis Kota Makassar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Kota Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kalapa Bapenda Dampingi Walikota Munafri Hadiri Tax Gathering DJP Sulselbartra

Berita Terbaru

Info Makassar

Sambut HUT ke-419 Makassar, Pemkot Targetkan Bedah 419 Rumah Warga

Senin, 2 Nov 2026 - 20:45 WIB

Info Makassar

Festival Bulan Budaya Resmi Buka Rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar

Minggu, 1 Nov 2026 - 07:17 WIB

Info Makassar

Ecoenzyme dan Jalan Baru Mitigasi Krisis Ekologis Kota Makassar

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:32 WIB

Info Makassar

Kota Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah KMI 2026

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:00 WIB